IBX5B54BCC389CD2 Materi Safety Talk Mengenai Fatigue (Kelelahan) - Lulusandiploma.com

Materi Safety Talk Mengenai Fatigue (Kelelahan)


Assalamu'alaykum...

Safety talk atau daily toolbox meeting merupakan salah satu program K3L, dimana seorang supervisor atau pun seorang HSE Officer / Safety man memberikan materi yang berhubungan dengan pelaksanaan pekerjaan yang ada di lokasi kerja. Materi safety talk biasanya akan di susun dan di sahkan terlebih dahulu sebelum di laksanakan.

Baca Materi Safety Talk Mengenai Dilarang Meletakkan Bahan Kimia di Area Makanan
Baca Materi Safety Talk Mengenai Dehidrasi
Baca Materi Safety Talk Mengenai House Keeping

Salah satu materi safety talk yang dapat kamu sampaikan di pagi hari sebelum pekerjaan di mulai iaalah mengenai fatigue (kelelahan). Lalu apakah fatigue itu ? Fatigue (kelelahan) adalah kondisi tubuh manusia dimana telah mencapai tingkat kelelahan level ekstrim. Yang di rasakan sepanjang hari bahkan beberapa hari berupa munculnya rasa lelah yang amat sangat mendera tubuh, tidak fokus, rasa jenuh yang muncul saat bekerja, tidak bersemangat dan menurunnya kualitas fisik tubuh untuk bekerja. Tentu saja hal ini akan berujung pada menurunnya produktivitas individu pekerja yang mengalami fatigue. Fatigue itu sendiri tidak bisa di anggap sebagai hal yang sepele, karena kelelahan ini erat hubungannya dengan emosi dan kondisi psikis tubuh.

Salah satu penelitian mengungkapkan bahwa fatigue menjadi salah satu pendonor terbesar dalam sejarah penyebab kecelakaan kerja. Fatigue dapat menyerang kepada siapa saja. Bukan hanya pekerja yang beroperasi di industri konstruksi, pertambangan dan minyak, namun dapat menyerang pekerja di bidang perkantoran. Fatigue berbeda dengan lelah pada umumnya. Jika biasanya lelah di rasakan setelah selesai bekerja dapat pulih dan segar setelah istirahat dalam satu malam, kelalahan atau fatigue tidak dapat di pulihkan dalam waktu satu malam saja, fatigue dapat di rasakan selama berhari - hari hingga berminggu - minggu.

Apakah penyebab fatigue (kelelahan) ?

Penyebabnya berupa pekerja tidak memiliki waktu tidur atau istirahat yang cukup dan waktu yang di anjurkan. Pada umumnya karena pekerja tersebut hanya tidur dalam waktu beberapa jam saja, atau pekerja tidak bekerja pada waktu yang normal (seperti adanya pekerjaan yang di lakukan shift siang dan malam tanpa adanya pergantian orang), atau adanya aktivitas fisik yang terlalu berat selama beberapa waktu, atau pun beban mental yang di rasakan selama berada di tempat kerja.
Adapun faktor - faktor kelelahan yang berhubungan dengan pekerjaan seperti sebagai berikut :

  • Adanya shift kerja 12 jam tanpa adanya jam istirahat.
  • Jam kerja yang tidak sesuai atau lebih dari yang telah di tentukan.
  • Lembur.
  • Waktu istirahat sangat sedikit, bahkan tidak ada.
  • House keeping tidak di susun secara ergonomis.
  • Adanya perbedaan beban kerja yang terlalu tinggi atau terlalu rendah.
  • Pekerjaan monoton dan membuat jenuh.
  • Kondisi fisik lingkungan yang tidak nyaman.
 Selain yang tertulis di atas, ada pula faktor - faktor kelelahan yang tidak berhubungan dengan pekerjaan yang di lakukan, seperti sebagai berikut ini:
  • Begadang atau kurang tidur.
  • Lelah akibat jauhnya lokasi kerja dari tempat tinggal.
  • Rasa emosional yang timbul karena beban dan tanggung jawab untuk keluarga, sehingga bisa stress.
  • Adanya aktivitas lain selain pekerjaan saat ini yang menguras tenaga, pikiran dan waktu. Seperti adanya pekerjaan paruh waktu saat shift malam, padahal sudah mempunyai pekerjaan di siang hari.
  • Faktor umur.
  • Kondisi kesehatan yang menurun atau memiliki gangguan kesehatan yang dapat memicu fatigue menjadi lebih serius.
  • Pengaruh konsumsi jenis obat tertentu.
  • Pengaruh konsumsi alkohol.
  • Pengaruh konsumsi minuman berkafein.
  • Pola makan tidak sehat.
  • Dehidrasi.

Apa saja gejala fatigue (kelelahan) ?

Selanjutnya halaman 2

Iklan Atas Artikel

Advertisement

Advertisement

Iklan Bawah Artikel