Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget HTML #1

31+ Contoh Program K3

Contoh Program K3 atau biasa anda sebut dengan program keselamatan dan kesehatan kerja (K3) adalah sebuah rencana kerja yang dirancang untuk mencegah kecelakaan kerja, penyakit akibat kerja dan kerusakan properti yang dapat menimbulkan kerugian bagi karyawan, perusahaan bahkan lingkungan. 

Perencanaan dalam program K3 biasanya dilakukan oleh seorang praktisi keselamatan kerja pada perusahaan tersebut dengan melandaskan PP 50 tahun 2012 tentang SMK3, dilakukan koordinasi dan konsultasi kepada manajemen bahkan divisi lain agar semua yang direncanakan dapat didukung serta diimplementasikan oprtimal.

Ada beberapa faktor agar program keselamatan kerja dapat berjalan efektif, salah satunya adalah keterlibatan top manajemen. Karena keterlibatan jajaran manajemen adalah prinsip paling mendasar agar seluruh karyawan dapat ikut serta dalam menciptakan lingkungan kerja yang sehat, aman dan nyaman.

Program K3 dapat dirancang dengan berbagai macam pelaksanaan, semuanya tergantung dari risiko dan potensi bahaya yang terdapat pada perusahaan atau proyek. Contohnya pelaksanaannya seperti program komunikasi keselamatan, program keperdulian, program identifikasi bahaya dan penilaian resiko serta kegiatan lainnya yang bertujuan untuk meningkatkan tingkat kesadaran akan pentingnya keselamatan, kesehatan serta lingkungan di tempat kerja.

Lulusan diploma akan merangkum beberapa Contoh Program K3 yang biasa dilaksanakan dalam setiap sektor kerja, baik sektor konstuksi, minyak dan gas, pertambangan, sektor industri dan lain sebagainya, baca juga mengenai Penerapan Program K3 PT. Nindya Karya (Persero). Lalu apa sajakah program keselamatan dan kesehatan kerja yang dapat kita terapkan diperusahaan? simak penjelasan berikut.

Contoh Program Identifikasi Bahaya, Penilaian Risiko dan Evaluasi

identifikasi-bahaya
Contoh program K3 pertama yaitu penerapan risk management dalam program K3 di Perusahaan adalah proses dimana untuk mengenali potensi bahaya yang ada pada suatu pekerjaan yang akan dilaksanakan. Bagaimana cara kita untuk mengetahui langkah kerja yang aman, potensi bahaya yang ada dalam pekerjaan dan cara penanggulangannya agar tidak terjadi kecelakaan kerja atau penyakit akibat kerja di lingkungan perusahaan.

(1) Program Identifikasi Bahaya dan Penilaian Risiko

Secara umum contoh program K3 yang satu ini ini menggambarkan mengenai seluruh proses identifikasi keseluruhan aktifikas yang dilakukan pada suatu perusahaan, proses identifikasi risiko dan evaluasi risiko yang akan dilaksanakan.

(2) Program Pembuatan Job Safety Analysis

Contoh program K3 yaitu dengan menerapkan Job safety analysis dapat diartikan sebagai salah satu metode manajemen keselamatan yang dimana terfokus pada identifikasi bahaya serta pengendalian risiko yang berhubungan pekerjaan yang akan dilaksanakan.

(3) Program Pelaksanaan Izin Kerja atau Permit to Work

Berikutnya contoh program k3 yaitu Izin kerja atau permit to work bisa juga dijadikan sebagai suatu pengendalian risiko agar tidak terjadi kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja serta kerugian lainnya yang ditimbulkan dari aktivitas pekerjaan yang dilaksanakan. Program K3 ini efektif sebagai alat ukur agar pekerjaan dilaksanakan aman dan terukur.

(4) Program Evaluasi Kinerja

Contoh program K3 yang ke empat dalam kategori identifikasi bahaya dan pengendalian risiko yaitu mengenai evaluasi kinerja. Kegiatan ini dilaksanakan bagaimana kondisi dalam pelaksanaan program yang sudah dijalankan terkait mitigasi risiko yang ada apakah sudah berjalan optimal ataukah belum.

Program Komunikasi dan Sosialisasi K3

safety-talk
ilustrasi contoh Program K3 pelaksanaan Safety Day (Nindya Karya)

Contoh program K3 konstruksi dapat kita lakukan dengan cara pelaksanaan kegiatan komunikasi keselamatan dan kesehatan kerja (K3) yang dapat meningkatkan pengetahuan yang luas mengenai aspek yang harus dijalankan serta mengenali potensi bahaya yang telah di mitigasi sebelumnya. Kegiatan ini dapat dilakukan dengan cara:

(1) Program Safety Induction

Safety induction adalah contoh program K3 yang menjadi langkah awal dalam memberikan pemahaman kepada pekerja baru, karyawan bahkan tamu yang akan memasuki area Perusahaan atau proyek untuk memahami cara bekerja yang aman di lokasi kerja. Program K3 ini sudah familiar pada setiap perusahaan karena pada dasarnya semua orang yang masuk ke area perusahaan wajib dijamin keselamatan dan kesehatan dirinya.

(2) Program Safety Talk

Safety talk adalah suatu contoh program K3 yang dilaksanakan setiap sebelum melaksanakan pekerjaan. Biasanya safety talk ini dilakukan berkisar antara 5 sampai 17 menit yang berisikan tentang cara kerja yang aman, rencana kerja yang akan dilaksanakan serta potensi bahaya yang ada.

(3) Program Tool Box Meeting

Contoh Program K3 ini hampir sama dengan safety talk namun saja pada perusahaan yang sedang saya bekerja sekarang, tool box meeting ini dilakukan dalam satu minggu sekali yang wajib dihadiri oleh seluruh karyawan serta pekerja, kontraktor bahkan top manajemen.

(4) Program Safety Day

Contoh program k3 dengan melakukan kegiatan yang dilakukan pada setiap hari kamis untuk mengingatkan keseluruh karyawan bahwa keselamatan untuk diri kita dan perusahaan itu sangat penting agar terciptanya lingkungan kerja yang aman dan nyaman. Biasanya program safety day ini dilakukan dengan cara yang berbeda misalnya diadakan upacara atau pakaian khusus merah bagi seluruh karyawan. Safety day dilaksanakan setiap satu minggu sekali.

(5) Program Pemasangan Papan Informasi Keselamatan

Salah satu contoh program K3 yaitu memasang papan informasi terkait keselamatan dan kesehatan kerja yang didalamnya berisikan pemberitahuan mengenai total jam kerja, total kecelakaan kerja, total manpower, kegiatan yang telah dilaksanakan serta safety alert lainnya untuk meningkatkan pengetahuan bagi karyawan perihal informasi terupdate.

(6) Program Pemasangan Papan Informasi Ijin Kerja

Papan informasi ijin kerja adalah contoh program k3, salah satu informasi yang dirangkum dalam suatu wadah mengenai pekerjaan apa saja yang sedang berlangsung dan telah dilakukan approval oleh manajemen proyek. Gunanya agar seluruh karyawan mengetahui dan update perihal potensi bahaya serta langkah kerja aman yang harus dilaksanakan.

Contoh Program Inspeksi HSE

inspeksi-alat-berat
ilustrasi Program K3 pelaksanaan inspeksi alat berat (Nindya Karya)

Contoh program HSE dapat dilakukan dengan beberapa cara misalkan dalam melakukan kegiatan inspeksi. Program pemeriksaan secara berkala yang dilakukan untuk mencegah terjadinya unsafe action, unsafe condition menjadi kecelakaan kerja serta pemeriksaan yang dilakukan dalam kategori perawatan peralatan yang berkaitan keselamatan dan kesehatan kerja.

(1) Program Inspeksi HSE Harian

Contoh program K3 berikutnya yaitu Inspeksi, ini biasanya dilakukan oleh seorang HSE Officer atau HSE Inspektor yang melakukan pemeriksaan terkait ketidaksesuaian yang ada di area kerja, kategori temuan penyebabnya yaitu faktor manusia bahkan faktor lingkungan / unsafe action dan unsafe condition.

(2) Program Inspeksi Manajemen Proyek

Inspeksi manajemen proyek yaitu salah satu contoh program K3 pemeriksaan berkala yang dilakukan paling sedikit satu bulan sekali dari manajemen yang ada dilingkungan proyek seperti Project Manager, Site Operational Manager, Site Engineering Manager serta Site Administrasi Manager dengan tujuan agar tetap adanya keperdulian khusus perihal K3 dari manajemen tertinggi di proyek.

(3) Program Inspeksi Manajemen Pusat

Contoh program K3 dengan Pemantauan yang dilakukan oleh manajemen pusat mengenai ketidaksesuaian penerapan keselamatan kerja di lokasi kerja. Kegiatan ini dapat dilakukan melalui laporan harian yang dikirim melalui whatsapp ataupun kunjungan langsung kelapangan. Agar komitmen penerapan K3 tidak hanya dijalankan oleh karyawan namun dukungan dari top manajemen juga ikut ada dalam hal tersebut.

(4) Program Inspeksi Alat Angkat dan Angkut

Suatu program K3 yang dilaksanakan secara berkala terhadap pengoperasian alat berat agar dapat meningkatkan produktivitas dan keamanan saat bekerja sehingga karyawan merasa aman karena mengetahui bahwa peralatan layak dipergunakan.

(5) Program Inspeksi Alat Tenaga dan Produksi

Sama halnya dengan program pemeriksaan alat angkat dan angkut yang bertujuan untuk meningkatkan keamanan saat bekerja agar pekerja merasa aman dari proses pekerjaan yang sedang dilaksanakan.

(6) Program Inspeksi Pannel dan Kabel Listrik

Program inspeksi pannel dan kabel listrik bertujuan untuk meminimalisir terjadinya penyebab terjadinya kegagalan sistem kelistrikan. Karena pada dasarnya sitem yang tidak dilakukan pemeriksaan secara berkala tingkat potensi kegagalan dalam sistem kelistrikan tiga kali lebih tinggi daripada yang dilakukan pemeriksaan.

(7) Program Inspeksi HSE Bulanan

Inspeksi HSE Bulanan adalah salah satu program keselamatan dan kesehatan kerja (K3) yang bertujuan untuk memastikan komponen yang ada didalam peraturan telah dijalankan dengan sebagaimana mestinya dan tidak ada ketidaksesuaian.

Pada suatu perusahaan biasanya Inspeksi HSE Bulanan dilakukan checklist pemeriksaan yang beragam, semua tergantung faktor risiko yang ada pada lingkungan kerja serta komponen yang akan dilakukan pemeriksaan terkait K3 di perusahaan itu sendiri.

(8) Program Pemeriksaan dan Pengujian Alat Keselamatan oleh Disnaker

Biasanya pemeriksaan dan pengujian peralatan atau riksa uji alat keselamatan dilakukan paling tidak selama 1 tahun sekali bertujuan untuk meminimalisir , mencegah bahkan menghilangkan potensi bahaya, kerusakan alat serta dapat mencapai tujuan perusahaan yaitu zero accident.

Contoh Program Pemantauan Kesehatan

pengecekan-kesehatan
ilustrasi Program K3 pengecekan kesehatan berkala

Contoh Program K3 di Perusahaan bisa dilakukan dengan cara pemantauan kesehatan ini bertujuan untuk mendeteksi secara dini mengenai keluhan atau penyakit yang diderita oleh karyawan agar gejala tersebut tidak semakin parah atau dapat menulari kepada karyawan yang lainnya agar terciptanya lingkungan kerja yang sehat.

(1) Program Pengecekan Suhu

Pada masa pandemi covid-19 ini pengecekan suhu kepada karyawan setiap akan memasuki area kerja sangat disarankan karena dari pengecekan ini secara langsung dapat mendeteksi apakah seseorang sehat ataupun tidak dengan gejala demam pada dirinya.

(2) Program Rapid Antigen

Program pengecekan rapid antigen secara berkala dapat juga dilakukan dalam melaksanakan salah satu program kesehatan kerja, tujuannya untuk skrining dimana dapat mengetahui apakah ada kemungkinan karyawan terjangkit virus covid-19 ataukah tidak. Program inipun dapat dilakukan setidaknya satu bulan sekali.

(3) Program Pengecekan Tensi

Manfaat pada program pengecekan tensi yaitu dapat mengetahui karyawan atau dapat mendeteksi kemungkinan risiko hipertensi dan mengukur tekanan pada pembuluh darah arteri ketika jantung berdenyut.

(4) Program Penyediaan Multivitamin dan Susu

Dalam meningkatkan kesehatan pekerja, Perusahaan juga disarankan menyelenggarakan program penyediaan susu dan multivitamin agar daya imun atau kekebalan tubuh karyawan bisa terjaga agar tetap sehat dalam melaksanakan aktivitas pekerjaan.

(5) Program Olahraga Bersama

Banyak yang sudah melakukan program kesehatan yang satu ini yaitu dengan cara memanggil instruktur senam. Sebenarnya tujuannya tidak lain untuk menambah daya tahan tubuh karyawan dengan cara berolahraga, namun program ini juga dapat memberikan atau merefresh faktor psikologi seseorang.

(6) Program Pemeriksaan Kesehatan Awal Proyek

Pemeriksaan kesehatan pada awal masuk kerja bisa dilakukan dengan cara medical check up untuk mengetahui atau mendeteksi penyakit apa yang sudah diderita serta mengevaluasi kondisi kesehatan karyawan.

Contoh Program Pemantauan Lingkungan

pengukuran-lingkungan-kerja
ilustrasi Program K3 pengukuran lingkungan kerja

Contoh Program Kerja K3 di Perusahaan yang berkaitan lingkungan harus menjadi perhatian khusus karena untuk mencapai tujuan lingkungan yang bersih, hijau dan lestari agar karyawan memiliki wawasan bekerja dengan sehat dan nyaman.

(1) Program Housekeeping

Program housekeeping harus dilakukan konsisten dan melibatkan seluruh karyawan, karena sadar akan kebersihan sangat susah dilakukan apabila tidak ada peran dan dukungan dari manajemen agar setiap unit dan divisi ikut terlibat.

(2) Program Jumat Bersih

Program jumat bersih merupakan salah satu cara untuk menciptakan lingkungan kerja yang aman dan nyaman, agar seluruh material dan sampah yang mungkin mengganggu lingkungan dapat kita bersihan bersama.

(3) Program Pengukuran Kebisingan, Cahaya dan Suhu

Program pengukuran kebisingan cahaya dan suhu bertujuan untuk mengukur frekuensi dan insensitas dilingkungan kerja atau dikantor ataupun ditempat dimana yang harus dilakukang pengukuran lingkungan agar dapat melakukan tindakan selanjutnya apabila ditemukan kondisi yang tidak aman.

(4) Program Pengukuran Kandungan Gas

Pengukuran kandungan gas beracun merupakan salah satu cara pencegahan dalam bekerja diruang terbatas, karyawan yang bekerja diruang tertutup harus tau akan potensi gas beracun yang mungkin timbul dan dapat menyebabkan kecelakaan kerja. Maka dari itu persiapkan alat gas detector agar karyawan lebih terjamin dalam pekerjaan yang dilakukan didalam confinend space.

(5) Program Pengelolaan Limbah

Program K3L dalam pengelolaan limbah adalah salah satu rangkaian kegiatan yang berkenaan denga penyimpanan, pengumpulan, pemanfaatan, pengangkutan dan pengelolaan limbah B3 untuk mengoptimalkan agar pencemaran lingkungan tidak terjadi.

Contoh Program Keadaan Darurat

simulasi-keadaan-darurat
ilustrasi Program K3 simulasi keadaan darurat

Program keselamatan dan kesehatan kerja (K3) yang selanjutnya yaitu tentang keadaan darurat dimana perusahaan harus siap dalam menghadapi suatu kejadian yang mungkin terjadi dan dapat mengakibatkan kerugian.

(1) Program Perencanaan dan Pembentukan Tim Keadaan Darurat

Perencanaan dan pembentukan tim keadaan darurat bertujuan agar program yang dilakukan untuk mengantisipasi apabila terjadi keadaan darurat bisa terukur dan berjalan dengan lancar. Pada Pembentukan keadaan darurat diusahakan diikuti pada setiap unit dan diajukan pengesahan oleh dinas ketenagakerjaan setempat.

(2) Program Simulasi Keadaan Darurat

Contoh program K3 Simulasi keadaan darurat dapat dilakukan dengan menyesuaikan potensi bahaya yang ada di lingkungan perusahaan seperti simulasi gempa bumi, simulasi kebakaran, simulasi huru hara, pertolongan pertama pada kecelakaan dan simulasi lainnya.

Contoh Program Pelatihan K3

pelatihan-penggunaan-apar

Contoh Program Pelatihan K3 atau keselamatan dan kesehatan kerja dalam kegiatan pelatihan sangat penting dilaksanakan untuk meningkatkan pengetahuan, kesadaran bahkan skill yang dimiliki karyawan terkait pelaksanaan K3 dilingkungan perusahaan. Program pelatihan ini dapat dilaksanakan dalam pelatihan external dan internal perusahaan. Apa saja pelatihan yang dapat dilaksanakan?

Pelatihan internal seperti sosialisasi, hse induction, pelatihan basic P3K, pelatihan pemadaman kebakaran, penggunaan gas detector, penggunaan breathing aparatus, based behaviour safety, penanggulangan covid-19 dan lain sebagainya.

Pelatihan external seperti perpanjangan SIO Operator, sertifikasi peran kebakaran, sertifikasi P3K BNSP atau kemnaker, sertifikasi ahli K3 umum, sertifikasi ahli K3 Madya konstruksi dan pelatihan lainnya menyesuaikan dengan kebutuhan Perusahaan.

Contoh Program Penyediaan Sarana dan Prasarana K3

sarana-prasarana-k3

Contoh Program Kerja K3 yang satu ini yaitu penyediaan sarana dan prasarana terkait keselamatan dan kesehatan kerja agar rencana yang sudah dibuat dapat dilaksanakan. Penyediaan sarana dan prasana tersebut bisa dicontohkan dengan:

  • Penyediaan PPE
  • Penyediaan Ruang P3K
  • Penyediaan First Aid Box
  • Penyediaan Ruang Isolasi covid 19
  • Penyediaan Poster
  • Penyediaan Spanduk
  • Penyediaan Rambu
  • Penyediaan Alat Pemadam Api Ringan
  • Penyediaan Papan Informasi Keselamatan
  • Penyediaan tempat cuci tangan, dan
  • Penyediaan sarana dan prasarana lainnya yang berkaitan dengan program K3.

Contoh Program K3 ini sebagai salah satu pendukung agar terlaksananya penerapan keselamatan kerja dengan optimal. Penerapan tersebut harus dibutuhkan dukungan penuh top manajemen karena berkaitan dengan biaya operasional. Dan yang terakhir yaitu mengenai program pemantauan kinerja K3 atau pelaporan K3.

Contoh Program Pemantauan Kinerja K3

kunjungan-kabalai-bws-sumatera-vi

Contoh Program K3 yang terakhir yaitu mengenai pemantauan kinerja keselamatan dan kesehatan kerja yang telah dilakukan seperti membuat pelaporan dari hasil implementasi dilapangan. Laporan tersebut bisa berupa laporan kegiatan produksi dan kegiatan harian, pelaporan pelaksanaan inspeksi dan audit, pelaporan sumber bahaya, pelaporan pelatihan hse, pelaporan pelaksanaan kesehatan dan lingkungan serta dokumen lainnya yang terkait dengan program keselamatan dan kesehatan kerja (K3) yang telah kita buat dan jalankan.

Kesimpulan

Mungkin dapat disimpulkan bahwa Program K3 yang kita akan laksanakan tergantung potensi bahaya yang ada di lingkungan kerja. Kunci kesuksesan agar program ini berjalan yaitu peran dari top manajemen dan rekan manajemen lainnya agar seluruh karyawan dapat ikut berpartisipasi untuk menciptakan lingkungan kerja yang sehat, aman dan nyaman,

Mungkin itulah yang dapat Lulusandiploma sampaikan mengenai Contoh Program K3 yang dapat dijadikan referensi untuk penerapan dilapangan. Manakah yang sudah diimplementasikan pada perusahaan kalian?

Sandiok
Sandiok QHSE Officer PT. Nindya Karya (Persero) | D3 Fire and Safety of Balongan Oil and Gas Academy

Posting Komentar untuk "31+ Contoh Program K3"